Rapendik Streaming

OMPENDIK

prestasi

Login

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Online sekarang: 27
IP kamu: 54.242.8.162
,
Hari ini: April 20, 2014
Share |

LPMP Kalsel Awal September Lakukan Sensus dan Pendampingan

(0 - user rating)
User Rating:  / 0
TerburukTerbaik 

Banjarbaru, Kalimantan Selatan--Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan pada tanggal 2 s.d. 6 September 2013 mendatang, dijadwalkan akan melakukan sensus dan pendampingan kepada sekolah sasaran yang melaksanakan kurikulum 2013 se-Kalsel.

Saat ini  LPMP Kalsel miliki 13 Widyaiswara yang telah dilatih dan dididik serta disiapkan untuk melakukan sensus dan pendampingan kurikulum 2013, kata Kepala LPMP Kalsel, Abdul Kamil Marisi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin, 19 Agustus 2013.

Menurut  Abdul Kamil, ke-13 Widyaiswara tersebut akan diterjunkan di  111 sekolah sasaran yang melaksanakan kurikulum 2013 se-Kalsel dengan melakukan pendampingan langsung ke guru kelas 1 dan kelas 4 SD, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, dan sejarah pada kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA/SMK.

“Dalam pendampingan tersebut  apakah guru-guru tersebut sudah menguasai materi pembelajaran maupun dalam proses belajar dan mengajar sudah sesuai dengan sillabus yang telah ditetapkan dan sebagainya”, kata Abdul Kamil.

Selain hal terebut, lanjut Abdul Kamil, LPMP Kalsel juga siap untuk melakukan pendataan sensus kepada sekolah sasaran kurikulum 2013 karena kami memiliki jumlah pegawai sebanyak 103 orang yang siap untuk melaksanakan tugas yang mulia ini. “Saat ini kami sedang menunggu instrumen yang disiapkan dari Kemdikbud”, ujar  Abdul Kamil.

Dikatakan Abdul Kamil, di Kalsel terdapat 7 dari 13 kabupaten/kota yang melaksanakan kurikulum 2013. Sebanyak 736 guru dan kepala sekolah sudah mengikuti diklat kurikulum 2013 yang dilaksanakan oleh LPMP maupun P4TK Kalsel. Ke-111 sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013  terebut,  terdiri dari 47 SD, 30 SMP, 16 SMA, dan 18 SMK. (SET)

sumber;kemendiknas.go.id

Add comment


Security code
Refresh