Rapendik Streaming

OMPENDIK

prestasi

Login

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Online sekarang: 28
IP kamu: 23.20.34.25
,
Hari ini: April 20, 2014
Share |

Rp 6,6 M Tunjangan Guru di Madiun Macet

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

MADIUN, rapendik.com - Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) Kota Madiun sebesar Rp 6,6 miliar belum dibayarkan. Dana ini belum dicairkan sejak tahun 2010.

Ketua Komisi II DPRD Kota Madiun Istono menyatakan, dana TPP yang belum terbayar itu menumpuk dari tiga periode. Pada tahun 2010, dana yang belum sempat cair yaitu sebesar Rp 2,7 miliar dari total anggaran sebesar Rp 3,7 miliar.

Guru yang Terus Berinovasi

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Agus Martoyo (52), guru Elektronika Industri Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Jakarta, tak pernah menyerah untuk menghadirkan inovasi. Ia hanya ingin inovasi yang dibuatnya, terutama berkaitan dengan mesin Computer Numeric Control, bisa memberdayakan masyarakat Indonesia.

SNMPTN 2013, Guru Harus Profesional Memberi Nilai

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Nilai rapor siswa menjadi penentu utama dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2013. Karena itu, guru dan kepala sekolah diminta bersikap profesional dalam memberikan nilai kepada siswa. Tidak boleh ada manipulasi atau katrol nilai agar siswanya bisa diterima di sebuah PTN.

Anak Sopir Taksi dengan Nilai IQ di Atas Einstein

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Setelah Victoria Cowie muncul dengan hasil tes kecerdasan (intelligence quotient/IQ) sebesar 162, kali ini Lauren Marbe mengejutkan para gurunya setelah tes IQ Mensa yang dijalaninya menunjukkan angka 161. Ini berarti, nilai IQ gadis berusia 16 tahun ini lebih tinggi dari Stephen Hawking, Bill Gates, dan bahkan Albert Einstein yang memiliki nilai IQ 160.

Informasi Pagi Berita Pendidikan ROS

(0 - user rating)
User Rating:  / 0

Tiga Mahasiswa Unair Temukan "Bioethanol Heater

 

Surabaya - Tiga mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menemukan "bioethanol heater" yang menyabet juara I dalam ajang "National Innovation Contest" (NIC) 2013 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung pada 1-3 Januari 2013.

Menurut Ardhy Purwo mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST),ide penemuan alat itu berawal dari keprihatinan  akan semakin menipisnya ketersediaan bahan bakar fosil dan Bioethanol, diharapkan dengan penemuan ini  bisa menjadi alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan,


Didampingi dua tekannya Muhammad Umar Safari (FST) dan Muhammad Baidowi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis/FEB), ia menjelaskan titik nyala bioethanol itu jauh lebih besar dibandingkan dengan bensin sehingga disarankan penggunaannya dicampur dengan bensin.